20 Apr 2017

Seminar Good Corporate Governance Awareness di INTA Group

Bersama Bp Petrus Halim (CEO INTA Group), Bp G. Suprayitno (Chaiman Indonesia Good Corporate Governance Institute), Bp Effendi Ibnoe (Director INTA Group) beserta Seluruh Director dan Executive INTA Group dalam Seminar Good Corporate Governance. (13 April 2017)






Point Point Materi Seminar INTA Group - Good Corporate Governance (GCG) antara lain :
Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance - GCG) merupakan salah satu kunci sukses Perusahaan untuk tumbuh dan menguntungkan dalam jangka panjang. 

MENGAPA GCG PENTING ?

Tata Kelola Perusahaan dibentuk untuk MENGARAHKAN dan MENGENDALIKAN Perusahaan demi mencapai keseimbangan antara kekuatan serta kewenangan Perusahaan dalam memberikan pertanggungjawabannya pada Stakeholders dan mengatur kewenangan Pemegang Saham, Direktur, Manager dan Pihak lain yang berhubungan dengan Perusahaan.

BAGAIMANA MELAKSANAKAN GCG ?

“DOING THE RIGHT THING and DOING THE THING RIGHT”
(melakukan sesuatu hal yang benar dan melakukan dengan cara yang benar)
In The Right Way, At The Right Time, In The Right Place and By The Right People
(cara yang benar, waktu yang tepat, tempat yang benar dan orang yang tepat)

PRINSIP GCG

Transparency (Keterbukaan Informasi)
Keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam mengemukakan informasi materil dan relevan mengenai Perusahaan.

Accountability (Akuntabilitas)
Kejelasan fungsi, struktur, sistem dan pertanggungjawaban organ Perusahaan sehingga pengelolaan Perusahaan
terlaksana secara efektif.

Responsibility (Pertanggungjawaban)
Kepatuhan di dalam pengelolaan perusahaan terhadap prinsip korporasi yang sehat serta peraturan perundangan yang berlaku.

Independency (Independensi)
Meningkatkan independensi dalam pengambilan keputusan bisnis.

Fairness (Kesetaraan dan Kewajaran)
Perlakuan yang adil dan setara di dalam memenuhi hak stakeholder yang timbul berdasarkan perjanjian serta

MANFAAT GCG

1. MENGURANGI Agency Cost berupa biaya/kerugian yang dialami Perusahaan sebagai akibat penyalahgunaan wewenang (wrong doing) atau biaya pengawasan yang timbul untuk mencegah terjadinya
hal tersebut.
2. MENGURANGI Biaya Modal atau tingkat bunga atas pinjaman/kredit yang diperoleh Perusahaan sebagai dampak pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang baik mengurangi risiko Perusahaan.
3. MENINGKATKAN nilai Saham dan Brand Image Perusahaan dimata Publik jangka panjang.
4. MENCIPTAKAN dukungan para Pemangku Kepentingan (Stakeholders) karena menyediakan jaminan kepada Stakeholders untuk mendapat manfaat maksimal dari segala kegiatan operasional Perusahaan dalam menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar