24 Mar 2017

Modalitas Belajar

Kebanyakan dalam sebuah pelatihan banyak terjadi kejenuhan atau kurang minat di karenakan tidak mengetahui celah untuk dapat menyampaikan materi yang tepat dan dapat diterima materi oleh peserta didik denagan baik.

Trainer harus mengetahui karakteristik peserta didik. Sehingga kita sendiri atau peserta mengatakan , tampaknya itu cocok untukku, atau Aku mengerti masalahnya? atau mungkin lebih sering mengatakan, Kedengarannya itu cocok untukku. Ungkapan-ungkapan semacam itu bisa menjadi petunjuk kecenderungan modalitas/karakteristik kita.

Ada 3 Modalitas/karaketrisktik audince/peserta :
  • VISUAL
  • AUDITORIAL
  • KINESTETIK


VISUAL

Kita akan mengetahui diri kita atau peserta pelatihan tipe visual apabila pada saat seminar atau lokarya lebih suka membaca makalah dan memperhatikan ilustrasi yang di tempelkan pembicara di papan tulis. Atau dapat mengetahui dari ciri-ciri berikut :
Rapi dan teratur
Berbicara dengan cepat
Perencanaan dan pengatur jangka panjang yang baik
Teliti terhadap detil
Mementingkan penampilan, baik dalam hal pakaian maupun presentasi
Pengeja yang baik dan dapat melihat kata-kata yang sebenarnya dalam pikiran mereka
Mengingat apa yang dilihat, daripada yang di dengar
Mengingat dengan asosiasi visual
Biasanya tidak terganggu keributan
Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali di tulis dan sering kali meminta bantuan orang untuk mengulanginya
Pembaca cepat dan tekun
Lebih suka membaca daripada dibacakan
Membutuhkan pandangan dan tujuan yang menyeluruh dan bersikap waspada sebelum secara mental merasa pasti tentang suatu masalah atau proyek
Mencoret-coret tanpa arti selama pembicaran di telepon
Lupa menyampaikan pesan verbal kepada orang lain
Sering menjawab pertanyaan dengan jawaban singkat ya atau tidak
Lebih suka melakukan demontrasi daripada berpidato

AUDITORIAL

Orang dengan tipe auditorial lebih cenderung menggunakan indera pendengaran dibandingkan yang lain. Adapun ciri-ciri nya:
Berbicara kepada diri sendiri saat bekerja
Mudah terganggu oleh keributan
Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca
Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, birama, dan warna suara
Merasa kesulitan dalam menulis tetapi hebat dalam bercerita
Berbicara dengan irama yang terpola
Biasanya pembicara yang fasih
Lebih suka musik daripada seni
Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada di lihat
Suka berbicara, suka berdiskusi, dan menjelaskan sesuatu panjang lebar
Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan visualisasi, seperti memotong bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain
Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya
Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik.

KINESTETIK

Orang dengan tipe kinestetik cenderung menggunakan fisik agar mudah memahami informasi yang di terima. Ciri- cirri orang bertipe kinestetik sebagai berikut :
Berbicara dengan perlahan
Menanggapi perhatian fisik
Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka
Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
Mempunyai perkembangan awal otot-otot yang besar
Belajar melalui memanipulasi dan praktek
Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca
Banyak menggunakan isyarat tubuh
Tidak dapat duduk diam dalam waktu lama
Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang telah pernah berada di tempat itu.
Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi
Menyukai buku-buku yang berorientasi pada plot  mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca
Kemungkinan tulisannya jelek
Ingin melakukan segala sesuatu
Menyukai permainan yang menyibukkan


Adalah mudah untuk mengetahui modalitas/karakteristik orang lain dalam hidup kita dengan memperhatikan kata-kata apa yang mereka gunakan dalam berkomunikasi. Kata-kata ini di sebut predikat atau kata-kata proses. Ketika suatu situasi diserap dalam pikiran dan frase-frase yang digunakan orang lain untuk menjelaskannya menunjukkan modalitas pribadi orang tersebut. Begitu kita mengenali predikat

seseorang, kita dapat menjadikannya satu sarana untuk menyesuaikan dengan bahasa mereka ketika kita berbicara dengan mereka.

Mengenali modalitas belajar orang lain adalah kata kunci penting untuk menghasilkan presentasi/pembelajaran kita yang paling efektif. Misalnya, bila kita tahu bahwa peserta didik/audience adalah orang visual, akan lebih memungkinkan bagi pendidik/trainer  untuk menyampaikan materi jika menggunakan material visual seperti multimedia, slide dan makalah dalam penyampaian.

Semoga bermanfaat

#keepLEARNšŸ“š

Tidak ada komentar:

Posting Komentar